Minggu, 26 Februari 2017

Ragam dan Fungsi Bahasa




A.       Ragam Bahasa Menurut Para Ahli 
1.    Ragam Bahasa Menurut Bachman 
      Menurut Bachman (1990), “ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda  menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.” 
2. Ragam Bahasa Menurut Dendy Sugono 
      Menurut Dendy Sugono (1999), “bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. Dalam situasi remi, seperti di sekolah, di kantor, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Sebaliknya dalam situasi tak resmi, seperti di rumah, di taman, di pasar, kita tidak dituntut menggunakan bahasa baku.” 
3. Ragam Bahasa Menurut Fishman Ed 
      Menurut Fishman ed (1968), suatu ragam bahasa, terutama ragam bahasa jurnalistik dan hukum, tidak tertutup kemungkinan untuk menggunakan bentuk kosakata ragam bahasa baku agar dapat menjadi anutan bagi masyarakat pengguna bahasa Indonesia. Dalam pada itu perlu yang perlu diperhatikan ialah kaidah tentang norma yang berlaku yang berkaitan dengan latar belakang pembicaraan (situasi pembicaraan), pelaku bicara, dan topik pembicaraan.
B.       Fungsi Bahasa
Bahasa Indonesia memiliki fungsi-fungsi yang dimiliki oleh bahasa baku, yaitu :
1.  Fungsi pemersatu, bahasa Indonesia memersatukan suku bangsa yang berlatar budaya dan bahasa yang berbeda-beda.
2.   Fungsi pemberi kekhasan, bahasa baku memperbedakan bahasa itu dengan bahasa yang lain.
3.   Fungsi penambah kewibawaan, bagi orang yang mahir berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.
4.   Fungsi sebagai kerangka acuan,bahasa baku merupakan norma dan kaidah yang menjadi tolak ukur yang disepakati bersama untuk menilai ketepatan penggunaan bahasa atau ragam bahasa.
5.   Fungsi informasi,yaitu untuk menyampaikan informasi timbal balik antar anggota keluarga ataupun anggota masyarakat.
6.  Fungsi ekspresi diri, yaitu untuk menyalurkan perasaan, sikap, gagasan, emosi, atau tekanan-tekanan perasaan pembaca.
7.  Fungsi adaptasi dan integrasi, yaitu untuk menyesuaikan dan membaurkan diri dengan anggota masyarakat, melalui bahasa seoranganggota masyarakat sedikit demi sedikit belajar adat istiadat, kebudayaan, pola hidup, perilaku, dan etika masyarakatnya.
8.  Fungsi kontrol sosial, bahasa berfungsi untuk memengaruhi sikap dan pendapat orang lain.

C.     Ragam Bahasa
          Ragam atau variasi bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Variasinya pun bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, sosiolinguistik termasuk variasi bahasa baku itu sendiri.
1.      Ragam Bahasa Berdasarkan Pokok Pembicaraan
a.       Ragam Bahasa Undang-undang
b.      Ragam Bahasa Jurnaliatik
c.       Ragam Bahasa Ilmiah
d.      Ragam Bahasa Sastra
2.      Ragam Bahasa Berdasarkan Media Pembicaraan
a.       Ragam Lisan
Ragam bahasa lisan adalah suatu ragam bahasa yang dihasilkan oleh alat ucap. Dalam ragam bahasa lisan ini, kita harus memperhatikan beberapa hal seperti tata bahasa, kosakata, dan lafal dalam pengucapannya. Ciri-ciri ragam bahasa lisan :
Ø  Memerlukan kehadiran orang lain
Ø  Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap
Ø  Terikat ruang dan waktu
Ø  Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara
b.      Ragam Tulis    
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dhasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Ciri-ciri ragam bahasa tulis adalah :
Ø  Tidak memerlukan kehadiran orang tua
Ø  Adanya unsur gramatikal (hubungan antara unsur-unsur bahasa dalam satuan yang lebih besar) yang dinyatakan secara lengkap
Ø  Tidak terikat oleh ruang dan waktu
Ø  Dipengaruhi oleh tanda baca dan ejaan
3.    Ragam bahasa berdasarkan hubungan antar pembicara dapat dibedakan menurut akrab atau tidaknya si pembicara. Contohnya :
Ø  Ragam bahasa resmi
Ø  Ragam bahasa akrab
Ø  Ragam bahasa agak resmi
Ø  Ragam bahasa santai
4.      Ragam bahasa berdasarkan penutur dapat dibedakan atas :
a.       Ragam bahasa berdasarkan daerah (logat/dialek)
Luasnya pemakaian bahasa dapat menimbulkan perbedaan pemakaian bahasa. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh orang yang tinggal di Jakarta berbeda dengan bahasa Indonesia yang dipakai di daerah Jawa Barat, Bali, Jayapura, dan sebagainya.
b.      Ragam bahasa berdasarkan pendidikan penutur
Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok penutur yang berpendidikan berbeda dengan yang tidak berpendidikan, terutama dalam pelafalan kata yang beraal dari bahasa asing.
c.       Ragam bahasa berdasarkan sikap penutur
Ragam bahasa juga dipengaruhi oleh sikap penutur terhadap lawan bicaranya (jika lisan) atau sikap penulis terhadap penyajian tulisannya (jika tertulis). Sikap itu antara lain resmi, akrab, dan santai. Kedudukan lawan bicara atau pembaca terhadap penutur atau penulis juga mempengaruhi sifat tersebut.


Daftar Pustaka :
 https://thohirmusthofa.wordpress.com
 https://ryanzzeka.wordpress.com/2015/10/04/ragam-bahasa/
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar